This post has already been read 204 times!
JAKARTA — Dewan Kerja Ranting (DKR) Pesanggrahan sukses berkolaborasi dengan DKR Kebayoran Lama dalam menyelenggarakan kegiatan JOTA-JOTI PSG x KBL 2026. Kegiatan bertaraf internasional ini dilaksanakan secara tatap muka (luring) bertempat di SMPN 177 Jakarta selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (17–18 Oktober 2026).
Acara dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan mencatat antusiasme luar biasa dari para peserta. Tercatat sebanyak 307 Pramuka memadati lokasi pada hari pertama, dan disusul oleh 215 Pramuka pada hari kedua, sehingga total partisipan mencapai 522 orang. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh jajaran Andalan Kwartir Ranting (Kwarran) Pesanggrahan dan Kebayoran Lama sebagai bentuk dukungan moril bagi pengembangan minat teknologi generasi muda.

Latar Belakang dan Tujuan Acara
Penyelenggaraan JOTA-JOTI PSG x KBL 2026 dilatarbelakangi oleh pentingnya membekali anggota Pramuka dengan literasi digital dan keterampilan komunikasi radio di era modern. Selain itu, kegiatan ini merespons agenda global World Organization of the Scout Movement (WOSM) untuk membangun dunia yang damai dan inklusif lewat komunikasi nirkabel.
Adapun tujuannya adalah mempererat tali persaudaraan antar-anggota Pramuka lintas kwartir ranting, mengenalkan teknologi telekomunikasi digital dan radio amatir, serta melatih kesiapan komunikasi dalam situasi darurat bencana.
Rangkaian Kegiatan yang Edukatif
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan prosesi adat istimewa berupa Pembukaan Senjata Adat. Guna mencairkan suasana dan membangun keakraban antar-peserta dari dua wilayah berbeda, panitia menyajikan sesi dinamika kelompok yang interaktif.
Inti dari JOTA-JOTI kali ini terletak pada metode post-to-post yang menyajikan 7 pos edukasi terpadu. Para peserta digembleng secara bergantian untuk mempraktikkan materi teknis yang dipandu oleh tim ahli, meliputi:
- QSO (HF dan VHF): Praktik komunikasi suara via gelombang radio frekuensi tinggi.
- Swalom: Ketangkasan dan ketelitian komunikasi.
- Morse: Mengasah kembali sandi klasik kepramukaan melalui audio/visual.
- DMR (Digital Mobile Radio): Pengenalan radio digital modern.
- Fox Hunting: Simulasi pencarian sinyal dan pemancar gelap di area terbuka.
- SSTV (Slow Scan Television): Pengiriman data gambar melalui gelombang radio.
Penutupan dan Apresiasi
Menjelang akhir kegiatan pada hari kedua, perwakilan peserta berkesempatan menyampaikan kesan dan pesan mereka yang mayoritas mengaku mendapat pengalaman baru yang sangat seru dan membuka wawasan teknologi.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh kebersamaan. Sebagai bentuk penghargaan, panitia membagikan Tanda Ikut Serta Kegiatan (Tiska) dan sertifikat resmi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan tantangan di semua pos. Tidak lupa, pihak DKR Pesanggrahan dan Kebayoran Lama turut menyerahkan cenderamata kepada para pemateri serta Tim Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) yang setia mendampingi jalannya praktik komunikasi radio.
Pihak panitia turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMPN 177 Jakarta yang telah memfasilitasi tempat, sehingga perhelatan besar JOTA-JOTI PSG x KBL 2026 ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses.










One Response
seru dan menarik